Minggu, 08 Juli 2012

Gegana

Haiiiiiiii 

gak kerasa udah setengah semester bersama gegana


kemaren pembagian kelas tapi kenapa kita gak ada yg sekelas lagi kecuali agmi  
 I will miss you 

Sabtu, 07 Juli 2012

Resensi Buku : Keajaiban Belajar





RESENSI BUKU KEAJAIBAN BELAJAR

Judul buku       : Keajaiban Belajar
Penulis            : Yunsirno (Penemu Metode Kampoenk Jenius)
Penerbit           : BIC Pustaka Jenius Publishing
Tahun              : Pontianak, Cetakan I Maret 2010
Tebal               : 179 halaman

Belajar adalah kemestian, jangankan manusia hewanpun harus terus belajar dalam mempertahankan hidup mereka. Manusia oleh Allah SWT telah diberi otak diberi akal dan juga wewenang yang luar biasa (kepemimpinan di muka bumi). Ayat pertama Al-Qur'an yang diturunkan menyuruh umat manusia untuk membaca. "Tuntutlah ilmu dari buaian sampai liang kubur", "Long Life Education". Ya, Belajar adalah sebuah Kemestian.


Mengapa harus belajar? “Semakin banyak Ilmu, semakin lapang hidup. Semakin kurang ilmu, semaikn sempit hidup.” (Buya Hamka)
Sementara itu, selama ini Belajar masih sering menjadi momok bagi sebagian besar penuntut ilmu. Masalahnya bisa karena Masalah Motivasi, bahkan belajar makin tidak mengenakkan. Ini karena sistim belajar yang tidak manusiawi. Sistim yang akhirnya mematahkan motivasi siswa. Sementara masalah lainnya, ketika guru juga merasa tidak nyaman di sekolah. Ini menjadi sebuah tanda bahaya, Yaitu: belajar menjadi ancaman bagi murid, dan mengajar menjadi beban guru. Bahaya !!!


Jika kita tak menghasilkan apa-apa dalam belajar, kita harus mengecek kembali metode belajar kita. Tapi jika kita tak bergairah dalam belajar, kita harus segera menyadari mungkin kita tidak memiliki tujuan belajar? Sebagai orang bertuhan, tentu tiada lagi tujuan kita selain mengabdi padaNya, apa pun agamanya. Maka belajarpun harus karena perintah dan untuk mengabdi padaNya, bukan? Karena hidup adalah untuk pengabdian padanya, maka belajar pun harus karenaNya.

Buku ini sangat inspiratif, oleh penulisnya buku ini dikatakan TETRABOOK karena dalam 1 buku berisi 4 hal yang saling berkaitan. Diantaranya tetrabook pertama adalah tetrabook motivasi. Kedua adalah tetrabook kiat sukses. Tetrabook ketiga adalah tetrabook tehnik belajar, dan keempat adalah tehnik mengajar.
Keempat hal diatas (motivasi,kesuksesan, belajar,dan mengajar) tak boleh dipisahkan. Jika salah satu terpisahkan, maka pendidikan yang dihasilkan akan menjadi tidak sempurna.
Motivasi harus menjadi kunci pertama ketika kita terjun dalam dunia pembelajaran. Dan untuk meraih kesuksesanya, maka adalah sebuah keharusan bagi yang terlibat didalamnya untuk mengetui langkah-langkah apa saja agar kesuksesan pembelajar bisa diraih.
Buku ini ingin menjawabnya, yang berisikan 10 Motivasi Luar Biasa, 14 Kunci Sukses yang Jitu, 11 Langkah Mengajar yang Tak Terlupakanm dan 12 Langkah Belajar yang Efektif.


Tetrabook 1 : 10 Kiat Motivasi, yang meliputi :
1. Keunggulan yang kita miliki (h. 6: Kunci Termahal di Tanga Manusia)
2. Sejarah hebat manusia (h. 8: Islam Masa Lalu nan Cemerlang, h. 17: Kedigdayaan Ilmu Dunia Barat, h.22: Jepang, Buah "Revolusi" Kecerdasan, h.26:Mengintip Rahasia Belajar Yahudi , h.20:Amerika : Ilmu, Bisnis, Kemudian Power)
3. Tokoh-tokoh yang tidak mudah menyerah (h.53: Ijazah bukan segalanya, h.55: Mereka bukan bodoh, Hanya salah jalur, h.63: Hellen Keller, Si Buta yang Menolak Menyerah, h.72:Laskar Pelangi, Harapan itu Masih Ada).
4. Modal yang kita miliki (h. 40: Otak, Komputer Tercanggih di Alam Semesta, h.44: Empat Kecerdasan Manusia).
5. Manfaatkan kondisi yang ada (h. 53:Ijazah bukan segalanya, h.55: Mereka Bukan bodoh, hanya salah jalur, h.109: Beda Karakter, (seharusnya) Beda Cara Belajar).
6. Harapan (h. 72: Laskar Pelangi, Harapan itu masih ada, h.76: Otak Indonesia dalam Jagad IPTEK Dunia)
7. Pujian (h. 88: Efek Dahsyat Pujian)
8. Semua Bisa (h. 25: Revolusi Kaum Muda yang Cerdas, h.63: Helen Keller, Si Buta yang Menolak Menyerah)
9. Indonesia Bisa (h. 72: Laskar Pelangi, Harapan itu masih ada, h.74: Pesantren, Pendidikan Multi Kecerdasan Ala Indonesia, h.76: Otak Indonesia dalam Jagad Iptek Dunia, h.78: UI No.201 Dunia Nomor 34 Asia No.5 ASEAN dan No.2 Dunia Muslim).
10. Khusus Muslim (h. 8:Islam Masa Lalu nan Cemerlang, h.13: Rahasianya?Total Memikirkan Ilmu, h.14: 10 Universitas Tertua di Indonesia, h.16: Resupnya Sang Pelita, h.105: SHOLAT Otak Kiri di bumi Otak Kanan Menghadap Tuhan, h.148: Kerja Keras dan Sabar)


Tetrabook 2 : 14 Kiat Sukses, yang meliputi :
1. Milikilah cita-cita (h.12: Milikilah Cita-cita)
2. Ceritakan Mimpi Anda (h.62)
3. Terimalah Diri Sendiri (92)
4. Temukan Musuhmu (97)
5. Ulet, Ulet, dan Ulet (108)
6. Cinta (117)
7. Manfaatkan Kekuatan Alam (124)
8. Buat kondisi Terjepit (131)
9. Berilah Lebih (134)
10. Percayalah Anda Menang atau Kalah, itulah yang akan Terjadi (141)
11. Angkat Teman Anda (145)
12. Kerja Keras dan Sabar (149)
13. Rebutlah Hari ini (150).
14. Jangan Pernah Berhenti (154)


Tetrabook 3 : 11 Langkah Mengajar Yang Tak Terlupakan, meliputi :
1. Mengajarlah dengan belajar aktif (84)
2. Jadilah Aktor di Kelas (86)
3. Pujilah Murid Anda (88)
4. Temukan Metodenya, Pasti Ketagihan Belajar (h.90)
5. Mengajarlah dengan hati (h.95: Guru Ber-Hati, Dian Yang Tak Kunjung Padam ,h.98: Ayo, Teaching by Heart)
6. Maksimalkan Pemanfaatan Otak Kanan dan Kiri (102)
7. Latih Murid Anda Menjadi Guru (106)
8. Pahami Karakter dan Gaya Belajar Murid Anda (h.109: Beda Karakter Beda Cara Belajar, h.114: Bagaimana Gaya Belajarmu)
9. Buat Permainan (121)
10. Ketahui sebab-sebab lupa (142)
11. Jangan Biarkan Murid Nyontek (132)

Tetrabook 4 : 12 Langkah Belajar Efektif, meliputi :
1. Belajar Aktif (84)
2. Temukan Metodenya (90)
3. Gunakan Otak Kanan dan Kirimu (102)
4. Jadilah Guru (106)
5. Perhatikan Gaya Belajarmu (109)
6. Carilah Mentor (116)
7. Jangan Mencatat (di Kelas) (142)
8. Mencatat, Pakailah Mindmap atau anak panah (122)
9. Menulislah (126)
10. Belajarlah di Kelas dengan Efektif (130)
11. Jangan Nyontek (132)
12. Manajemen Waktu Belajar (152)

Kamis, 05 Juli 2012

Mitos-mitos Sains

Mitos ada di mana-mana. Bahkan didunia ilmiah. Mana yang benar dan yang hanya isapan jempol ?

Kilat tak pernah menyambar tempat yang sama dua kali

Kenyataanya kilat menyukai tempat-tempat tertentu, apalagi yang tinggi contohnya Empire State Building di Amrik disambar sekitar 25 kali tiap tahun. Berdasarkan konsep ini, Benjamin Franklin menanam batang metal diatap rumahnya dan kemudian menyambungkannya dengan kabel ke tanah, inilah asal mula ditemukannya penangkal petir.


Hewan dapat meramalkan bencana alam
Sejauh ini belum ada bukti kalau hewan memiliki indera keenam yang membuat mereka mampu meramalkan bencana alam. Tapi umumnya mereka punya indera penciuman, pendengaran, dan insting yang tajam. Ini sudah cukup untuk membuat mereka mencari tempat aman begitu ada tanda-tanda bencana seperti gunung meletus, badai, atau tsunami. Meski demikian hewan tetap saja bisa jadi korban bencana alam. Jadi kalaupun mereka memiliki semacam indera keenam, tak banyak gunanya.


“Belum Lima menit!”
Makanan yang jatuh ke lantai masih boleh dimakan selama belum tergeletak lebih dari lima menit. Benarkah begitu? Sayangnya, penelitian (danl ogika) membuktikan kalau kuman bisa langsung menempel begitu terjadi kontak. Jadi kalau makananmu jatuh, buang saja deh!

Rabu, 04 Juli 2012

Malam Nifsu Sya'ban


Nisfu Sya'ban berasal dari kata Nisfu (bahasa Arab) yang berarti separuh atau pertengahan, Sya'ban adalah nama bulan ke-8 dalam kalender Islam. Dengan demikian nisfu sya'ban berarti pertengahan bulan Sya'ban. Pada malam ini biasanya diisi dengan pembacaan Surat Yaasiin tiga kali berjamaah dengan niat semoga diberi umur panjang, diberi rizki yang banyak dan barokah, serta ditetapkan imannya.
Setelah pembacaan Surat Yaasiin biasanya diteruskan dengan salat Awwabin atau salat tasbih. Setelah itu biasanya dilanjutkan dengan ceramah agama atau langsung makan-makan.
Peringatan Nisfu Sya'ban tidak hanya dilakukan di Indonesia saja. Al-Azhar sebagai yayasan pendidikan tertua di Mesir bahkan di seluruh dunia selalu memperingati malam yang sangat mulia ini. Hal ini karena diyakini pada malam tersebut Allah akan memberikan keputusan tentang nasib seseorang selama setahun ke depan. Keutamaan malam nisfu Sya'ban diterangkan secara jelas dalam kitab Ihya' Ulumuddin karangan Imam Al-Ghazali
Berdasarkan informasi, 15 Sya’ban jatuh pada Kamis tanggal 5 Juli 2012
(Malam Nisfu Sya’ban pada hari Rabu tgl 4 Juli 2012 Malam Kamis sejak terbenamnya matahari)

Apa yang menyebabkan malam Nisfu Sya’ban ini besar artinya bagi umat Muslim ? Berikut ini diceritakan seperti yang di alami Rasulullah Saw:
Kebesaran hari ini diterangkan oleh Rasulullah saw. ” Malaikat Jibril mendatangiku pada malam Nishfu (15) Sya’ban, seraya berkata, ” Hai Muhammad, malam ini pintu-pintu langit dibuka. Bangunlah dan Shalatlah, angkat kepalamu dan tadahkan dua tanganmu kelangit .”
Rasulullah saw bertanya, ” Malam apa ini Jibril ?”
Jibril menjawab. ” Malam ini dibukakan 300 pintu rahmat. Tuhan mengampuni kesalahan orang yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu, kecuali tukang sihir, tukang nujum, orang bermusuhan, orang yg terus menerus minum khamar (arak atau minuman keras), terus menerus berzina, memakan riba, durhaka kepada ibu bapak, orang yang suka mengadu domba dan orang yang memutuskan silaturahim. Tuhan tidak mengampuni mereka sampai mereka taubat dan meninggalkan kejahatan mereka itu .”
Rasulullah pun keluar rumah, lentas mengerjakan shalat (sendirian) dan menangis dalam sujudnya, seraya berdoa :
.” Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari azab dan siksa-Mu serta kemurkaan-Mu
Tiada kubatasi pujian-pujian kepada-Mu sebagaimana Engkau memuji diri-Mu, maka bagi-Mu lah segala pujia-pujian itu hingga Engkau rela .” (HR Abu Hurairah)


KEUTAMAAN MALAM NISFU SYA’BAN

Adapun keutamaan bulan Sya’ban lainnya akan lebih jelas lagi dalam hadis-hadis berikut:

Hadis Pertama
Aisyah RA bercerita bahwa pada suatu malam dia kehilangan Rasulullah SAW, ia keluar mencari dan akhirnya menemukan beliau di pekuburan Baqi’, sedang menengadahkan wajahnya ke langit.  Beliau berkata, “Sesungguhnya Allah Azza Wajalla turun ke langit dunia pada malam Nishfu Sya’ban dan mengampuni (dosa) yang banyaknya melebihi jumlah bulu domba Bani Kalb.”(HR Turmudzi, Ahmad dan Ibnu Majah)

Hadis Kedua
Diriwayatkan oleh Abu Musa Al-Asy’ari RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, “ “Sesungguhnya Allah pada malam Nishfu Sya’ban mengawasi seluruh mahluk-Nya dan mengampuni semuanya kecuali orang musyrik atau orang yang bermusuhan.” (HR Ibnu Majah)

Hadis Ketiga
Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib KW bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Jika malam Nishfu Sya’ban tiba, maka salatlah di malam hari, dan berpuasalah di siang harinya, karena sesungguhnya pada malam itu, setelah matahari terbenam, Allah  turun ke langit dunia dan berkata, ‘Adakah yang beristighfar kepada Ku, lalu Aku mengampuninya, Adakah yang memohon rezeki, lalu Aku memberinya rezeki , adakah yang tertimpa bala’, lalu Aku menyelamatkannya, adakah yang begini (2x), demikian seterusnya hingga terbitnya fajar.”  (HR Ibnu Majah).

Demikianlah keutamaan dan kelebihan malam Nishfu Sya’ban, marilah kita manfaatkan malam yang mulia ini untuk mendekatkan diri dan memohon sebanyak-banyaknya kepada Allah.
Oleh karena itu sahabatku, malam tersebut sangatlah baik untuk beribadah dan memohon ampunan (bertaubat) atas segala hal buruk yang kita lakukan, dan semoga Allah swt menerima segala amal ibadah dan mengampuni dosa-dosa dan kesalahan kita . . Amiin .
Rasulullah bersabda: “Barang siapa yang mengingatkan sesama tentang kedatangan bulan ini. Maka api neraka haram baginya.”

Selasa, 03 Juli 2012

Sandiwara

Aku percaya tiap manusia di dunia ini memliki peran masing-masing dalam menjalani hidupnya. Seperti sandiwara, ada orang-orang yang dilahirkan untuk menjadi pemeran utama. Ada pula yang hanya menjadi figuran.
Para pemeran utama dilahirkan dengan paras yang indah atau kemampuan yang dapat dibanggakan. Sedangkan sang figuran, lahir dengan wajah atau kemampuan pas-pasan, dan ditakdirkan harus berusaha keras untuk dapat menyamai sang pemeran utama. Namun sekeras apapun sang figuran berusaha, ia hanya akan berakhir menjadi seperti apa ia awalnya. Seperti kepiting, yang sampai mati tak akan bisa berjalan maju.
Seperti aku. –Dua kepiting melawan dunia